puisi chairil anwar
puisi

35 Puisi Chairil Anwar Terkenal, Terbaik Dan Menginspirasi

Kepada Kawan

Sebelum ajal mendekat dan mengkhianat,
mencengkam dari belakang ‘tika kita tidak melihat,
selama masih menggelombang dalam dada darah serta rasa,
belum bertugas kecewa dan gentar belum ada,
tidak lupa tiba-tiba bisa malam membenam,
layar merah berkibar hilang dalam kelam,
kawan, mari kita putuskan kini di sini:
Ajal yang menarik kita, juga mencekik diri sendiri!Jadi
Isi gelas sepenuhnya lantas kosongkan,
Tembus jelajah dunia ini dan balikkan
Peluk kucup perempuan, tinggalkan kalau merayu,
Pilih kuda yang paling liar, pacu laju,
Jangan tambatkan pada siang dan malam
Dan
Hancurkan lagi apa yang kau perbuat,
Hilang sonder pusaka, sonder kerabat.
Tidak minta ampun atas segala dosa,
Tidak memberi pamit pada siapa saja!
Jadi
mari kita putuskan sekali lagi:
Ajal yang menarik kita, ‘kan merasa angkasa sepi,
Sekali lagi kawan, sebaris lagi:
Tikamkan pedangmu hingga ke hulu
Pada siapa yang mengairi kemurnian madu!!!


Baca puisi chairil anwar Lainnya:

Derai-derai Cemara
Karawang Bekasi
Doa
Cintaku jauh di pulau
Diponegoro
Aku
Ibu
Prajurit Jaga Malam
Ajakan
Kawanku dan Aku
Isa
Aku Berada Kembali
Senja di Pelabuhan Kecil
Buat Gadis Rasid
Buat Nyonya N.
Tak Sepadan
Cintaku Jauh di Pulau
Cerita
Sebuah Kamar
Hampa
Yang Terampas dan Yang Putus
Taman
Rumahku
Sajak Putih
Kabar Dari Laut
Kenangan
Kesabaran
Kupu Malam dan Biniku
Merdeka
Selama Bulan Menyinari Dadanya
Selamat Tinggal
Sendiri
Sorga
Sudah Dulu Lagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.