puisi chairil anwar
puisi

35 Puisi Chairil Anwar Terkenal, Terbaik Dan Menginspirasi

Kawanku dan Aku

Kami sama pejalan larut
Menembus kabut
Hujan mengucur badan
Berkakuan kapal-kapal di pelabuhan
Darahku mengental pekat. Aku tumpat pedat
Siapa berkata-kata?
Kawanku hanya rangka saja
Karena dera mengelucak tenaga

Dia bertanya jam berapa?

Sudah larut sekali
Hilang tenggelam segala makna
Dan gerak tak punya arti


Baca puisi chairil anwar Lainnya:

Derai-derai Cemara
Karawang Bekasi
Doa
Cintaku jauh di pulau
Diponegoro
Aku
Ibu
Prajurit Jaga Malam
Ajakan
Kepada Kawan
Isa
Aku Berada Kembali
Senja di Pelabuhan Kecil
Buat Gadis Rasid
Buat Nyonya N.
Tak Sepadan
Cintaku Jauh di Pulau
Cerita
Sebuah Kamar
Hampa
Yang Terampas dan Yang Putus
Taman
Rumahku
Sajak Putih
Kabar Dari Laut
Kenangan
Kesabaran
Kupu Malam dan Biniku
Merdeka
Selama Bulan Menyinari Dadanya
Selamat Tinggal
Sendiri
Sorga
Sudah Dulu Lagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.