puisi chairil anwar
puisi

35 Puisi Chairil Anwar Terkenal, Terbaik Dan Menginspirasi

Senja di Pelabuhan Kecil

Buat Sri Ayati
Ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang, rumah tua, pada cerita
tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut
menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut
Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
menyinggung muram, desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
dan kini tanah dan air tidur hilang ombak
Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
menyisir semenanjung, masih pengap harap
sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap.


Baca puisi chairil anwar Lainnya:

Derai-derai Cemara
Karawang Bekasi
Doa
Cintaku jauh di pulau
Diponegoro
Aku
Ibu
Prajurit Jaga Malam
Ajakan
Kepada Kawan
Kawanku dan Aku
Isa
Aku Berada Kembali
Buat Gadis Rasid
Buat Nyonya N.
Tak Sepadan
Cintaku Jauh di Pulau
Cerita
Sebuah Kamar
Hampa
Yang Terampas dan Yang Putus
Taman
Rumahku
Sajak Putih
Kabar Dari Laut
Kenangan
Kesabaran
Kupu Malam dan Biniku
Merdeka
Selama Bulan Menyinari Dadanya
Selamat Tinggal
Sendiri
Sorga
Sudah Dulu Lagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.