puisi chairil anwar
puisi

35 Puisi Chairil Anwar Terkenal, Terbaik Dan Menginspirasi

Yang Terampas dan Yang Putus

Kelam dan angin lalu mempesiang diriku,
Menggigir juga ruang di mana dia yang kuingin,
Malam tambah merasuk, rimba jadi semati tugu
Di Karet, di Karet (daerahku y.a.d) sampai juga deru dingin
Aku berbenah dalam kamar, dalam diriku jika kau datang dan aku bisa lagi lepaskan kisah baru padamu;
Tapi kini hanya tangan yang bergerak lantang
Tubuhku diam dan sendiri, cerita dan peristiwa berlalu beku.


Baca puisi chairil anwar Lainnya:

Derai-derai Cemara
Karawang Bekasi
Doa
Cintaku jauh di pulau
Diponegoro
Aku
Ibu
Prajurit Jaga Malam
Ajakan
Kepada Kawan
Kawanku dan Aku
Isa
Aku Berada Kembali
Senja di Pelabuhan Kecil
Buat Gadis Rasid
Buat Nyonya N.
Tak Sepadan
Cintaku Jauh di Pulau
Cerita
Sebuah Kamar
Hampa
Taman
Rumahku
Sajak Putih
Kabar Dari Laut
Kenangan
Kesabaran
Kupu Malam dan Biniku
Merdeka
Selama Bulan Menyinari Dadanya
Selamat Tinggal
Sendiri
Sorga
Sudah Dulu Lagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.